Perkuat Literasi Demokrasi, Bawaslu Halsel dan Unsan Bacan Teken MoU
|
Labuha – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Halmahera Selatan resmi menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Nurul Hasan (Unsan) Bacan. Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang berlangsung pada Rabu (4/3/2026) siang di aula Unsan Bacan.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh seluruh jajaran Civitas Akademik Unsan Bacan, turut hadir memberikan dukungan moril Pembina Yayasan Nurul Hasan Maluku Utara Dr. H. Muhammad Kasuba, MA. Sementara delegasi Bawaslu Halsel dipimpin oleh Ketua Bawaslu Halsel Rais Kahar, didampingi Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (HP2H) Hans William Kurama, Kepala Sekretariat Kamil Muis, serta sejumlah staf sekretariat.
Kolaborasi ini merupakan langkah konkret tindak lanjut dari kegiatan Konsolidasi Demokrasi yang sebelumnya telah digelar Bawaslu Halsel di lingkungan akademik Unsan pada 12 Februari 2026 lalu. Langkah ini dipandang sebagai upaya strategis untuk memperkuat pengawasan partisipatif serta meningkatkan literasi demokrasi, khususnya di kalangan generasi muda.
Ketua Bawaslu Halsel, Rais Kahar, dalam sambutannya menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan implementasi dari program Bawaslu Republik Indonesia yang dipertegas dalam Perbawaslu Nomor 2 Tahun 2023 tentang Pengawasan Partisipatif.
Menurut Rais, tugas utama Bawaslu bukan sekadar menindak, melainkan melakukan pencegahan sejak dini. Namun, ia menyadari adanya keterbatasan Sumber Daya Manusia di jajaran pengawas.
"Pencegahan bukan saja tugas Bawaslu, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh elemen, termasuk masyarakat akademik. Mengingat keterbatasan pengawas pada jajaran kami, sinergi dengan kampus menjadi sangat krusial," ujar Rais.
Lebih lanjut, Rais menambahkan bahwa komitmen ini akan ditanamkan secara berkelanjutan melalui skema pendidikan pengawasan partisipatif. Ia berharap kedepannya, setiap penerimaan mahasiswa baru di Universitas Nurul Hasan dapat menyertakan sesi pendidikan politik yang melibatkan Bawaslu Halsel.
Rais mengungkapkan target ambisius dari kerja sama ini. Ia ingin mahasiswa Unsan Bacan tidak hanya menjadi penonton dalam kontestasi demokrasi, tetapi juga aktor yang aktif dan kritis.
"Target kita adalah bisa mengikutsertakan mahasiswa Unsan Bacan pada ajang debat nasional mendatang yang digagas oleh Bawaslu RI," tutupnya dengan optimis. (Humas)
#PengawasanPartisipatif #BawasluHalsel
Penulis/Editor: Fitriyah// Foto: Zulham