Lompat ke isi utama

Berita

Empat Narasumber Kupas Isu Strategis Kepemiluan di P2P Bawaslu Halsel

Narsum P2P

Labuha - Dalam upaya memperkuat partisipasi masyarakat dalam pengawasan demokrasi, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu ) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) menghadirkan empat narasumber dari unsur penyelenggara pemilu yang membawakan materi strategis terkait kepemiluan dan pengawasan pada kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) yang gelar di Kantor Bawaslu Kabupaten Halmahera Selatan. Rabu, (20/05/2026).

Empat narasumber pada kegiatan yang bertema “Berfungsi dan Bergerak untuk Pemilu 2029 yang Bermartabat” tersebut terdiri dari Ketua dan Anggota Bawaslu Halsel serta Anggota KPU Halsel. Kegiatan ini menjadi wadah edukasi bagi masyarakat dalam memahami pentingnya keterlibatan publik dalam mengawal seluruh tahapan Pemilu dan Pemilihan.

Ketua Bawaslu Halsel, Rais Kahar, S.Pd., M.Si dalam pemaparannya, menekankan bahwa penanganan pelanggaran pemilu merupakan bagian penting dalam menjaga integritas dan kualitas demokrasi. 

Menurutnya, masyarakat memiliki peran strategis dalam menyampaikan laporan maupun informasi terkait dugaan pelanggaran pemilu agar dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. “Pemahaman masyarakat terhadap mekanisme penanganan pelanggaran sangat penting guna mendorong terciptanya Pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas” Ujarnya.

Selanjutnya, Anggota Bawaslu Halsel, M. Hijrah Hi Kamuning, SH dalam pemaparannya, ia menjelaskan tata cara penyelesaian sengketa yang terjadi dalam proses tahapan pemilu sebagai bagian dari upaya menjaga kepastian hukum dan keadilan pemilu. 

Menurutnya, proses penyelesaian sengketa bertujuan menjaga keadilan, kepastian hukum, dan integritas penyelenggaraan Pemilu. “Penyelesaian sengketa dilakukan secara profesional, terbuka, dan sesuai ketentuan hukum agar hak-hak peserta Pemilu tetap terlindungi,” jelas Hijrah.

Materi berikutnya disampaikan oleh Anggota Bawaslu Halmahera Selatan, Hans William Kurama, SH terkait Teknis Pengawasan Partisipatif dalam Pemilu dan Pemilihan. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara penyelenggara pemilu dan masyarakat dalam menciptakan pengawasan yang efektif, transparan, dan berkelanjutan demi mewujudkan demokrasi yang berkualitas.

Sementara itu, Anggota KPU Kabupaten Halmahera Selatan, Hendra Kamarullah, turut memberikan materi tentang Data Pemilih. Dalam penyampaiannya, ia menguraikan pentingnya akurasi data pemilih sebagai salah satu elemen utama dalam mewujudkan pemilu yang demokratis dan terpercaya.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu Halsel berharap lahirnya pengawas-pengawas partisipatif yang memiliki pemahaman kepemiluan yang baik serta mampu menjadi mitra strategis dalam menjaga integritas Pemilu dan Pemilihan di Kabupaten Halmahera Selatan menuju tahun 2029 yang bermartabat.

Penulis: Mishbah/Editor: Fitriyah/ Foto: Zulham