Lompat ke isi utama

Berita

Sembilan PPPK Bawaslu Halmahera Selatan Ikuti Orientasi ASN 2026, Perkuat Integritas dan Profesionalisme.

Orientasi

Dokumentasi Pelaksanaan Orientasi PKKK Sekretariat Bawaslu Halsel

Labuha – Sebanyak sembilan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Sekretariat Bawaslu Kabupaten Halmahera Selatan mengikuti Penyelenggaraan Orientasi PPPK Kurikulum Pengenalan Nilai dan Etika Instansi Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Maluku Utara. Rabu, (22/07/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting dan Learning Management System (LMS) Bawaslu ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas aparatur sipil negara agar memiliki pemahaman yang kuat mengenai nilai-nilai dasar ASN, etika organisasi, budaya kerja, serta tata kelola kelembagaan Bawaslu. Platform LMS tersebut dikelola oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Pendidikan dan Pelatihan (Puslitbangdiklat) Bawaslu Republik Indonesia sebagai media pembelajaran yang dapat diakses oleh seluruh peserta.

Orientasi secara resmi dibuka oleh Anggota Bawaslu Provinsi Maluku Utara, Sumitro Muhamadia, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa orientasi bukan sekadar memenuhi kewajiban administratif bagi PPPK, tetapi juga menjadi proses pembentukan karakter, integritas, dan profesionalisme sebagai aparatur yang mendukung tugas pengawasan pemilu dan pemilihan.

Sementara itu, Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Halmahera Selatan, Kamil Muis, menyampaikan bahwa keikutsertaan sembilan PPPK dalam kegiatan ini merupakan langkah penting untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia di lingkungan Sekretariat Bawaslu Kabupaten Halmahera Selatan.

"Orientasi ini menjadi bekal awal bagi PPPK untuk memahami nilai-nilai dasar ASN, etika dalam bekerja, serta budaya organisasi Bawaslu. Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap materi dengan sungguh-sungguh dan mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, sehingga mampu memberikan pelayanan yang profesional, berintegritas, dan akuntabel," ujar Kamil.

Ia juga berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan proses pembelajaran melalui LMS secara optimal sebagai bagian dari pengembangan kompetensi yang berkelanjutan. Menurutnya, peningkatan kapasitas aparatur merupakan investasi penting dalam mewujudkan tata kelola kelembagaan yang semakin efektif, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan organisasi.

“Melalui penyelenggaraan orientasi ini, diharapkan seluruh PPPK di lingkungan Sekretariat Bawaslu Kabupaten Halmahera Selatan semakin memahami peran dan tanggung jawabnya sebagai Aparatur Sipil Negara serta mampu menginternalisasi nilai-nilai organisasi dalam setiap pelaksanaan tugas dan fungsi kelembagaan” tutupnya

Penulis/Editor/Foto: Mishbah