Pastikan Akurasi Data Pemilih, Bawaslu Halsel Lakukan Uji Petik di Sejumlah Desa
|
Labuha - Memastikan data pemilih tetap akurat dan sesuai dengan kondisi faktual di lapangan, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Halmahera Selatan melaksanakan uji petik dalam rangka pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan III Tahun 2026, Senin (28/09/2026).
Anggota Bawaslu Halsel Hans William Kurama, SH. mengatakan bahwa Uji petik dilaksanakan pada sejumlah desa yang tersebar di empat kecamatan, yakni Desa Sawadai, Kecamatan Bacan Selatan; Desa Indomut dan Desa Belang-Belang, Kecamatan Bacan; Desa Babang, Kecamatan Bacan Timur; serta Desa Wayaua, Kecamatan Bacan Timur Selatan.
"Pelaksanaan uji petik ini menjadi bagian dari langkah Bawaslu Halsel dalam memastikan proses pemutakhiran data pemilih tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi juga memiliki kesesuaian dengan kondisi masyarakat yang sebenarnya" Ujar Willi
Dalam pelaksanaannya, lanjut Willi, Bawaslu Halsel menggunakan dua metode pengawasan, yaitu People to List dan List to People. Kedua metode tersebut digunakan untuk melakukan pencermatan secara dua arah antara data pemilih dengan kondisi faktual masyarakat di lapangan.
Menurutnya melalui metode People to List, jajaran pengawas mencermati masyarakat secara langsung untuk memastikan apakah telah tercatat dalam daftar pemilih. Sementara melalui metode List to People, pengawas melakukan penelusuran terhadap nama-nama yang terdapat dalam daftar pemilih untuk memastikan keberadaan dan kesesuaiannya dengan kondisi faktual.
“Dalam pelaksanaan uji petik, Bawaslu Halsel menggunakan metode People to List dan List to People. Sampel yang ditetapkan sebanyak 20 sampel pada setiap Desa,” jelas Anggota Bawaslu Halsel itu.
Willi juga menerangkan bahwa Penetapan sampel tersebut menjadi bagian dari strategi pengawasan untuk memperoleh gambaran faktual mengenai kondisi data pemilih pada wilayah yang menjadi sasaran uji petik. "Pencermatan dilakukan dengan memperhatikan kesesuaian antara data dan kondisi faktual masyarakat" tutupnya.
Penulis: Imran/Editor: Misbah/Dok: Julham