Lompat ke isi utama

Berita

Perkuat Integritas dan Profesionalisme, 9 PPPK Sekretariat Bawaslu Halsel aktif dalami materi Orientasi Hari Ke Enam

DokOrientasi

Dokumentasi Orientasi PPPK hari ke 6

Labuha – Memasuki hari ke enam pelaksanaan Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), sembilan PPPK Sekretariat Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) terus mengikuti rangkaian pembelajaran yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Maluku Utara secara daring pada Selasa (28/7/2026).

Pada pelaksanaan orientasi hari keenam, para peserta menerima dua materi strategis yang bertujuan memperkuat pemahaman terhadap tugas, fungsi, serta tanggung jawab PPPK di lingkungan Bawaslu.

Materi pertama mengangkat tema "Peran PPPK dalam Orientasi Bawaslu" yang disampaikan oleh Anggota Bawaslu Provinsi Maluku Utara, Suleman Patras, S.Sos. Dalam pemaparannya, beliau menekankan bahwa PPPK merupakan bagian penting dari penguatan kelembagaan Bawaslu yang dituntut memiliki integritas, profesionalisme, serta komitmen dalam mendukung pelaksanaan tugas pengawasan pemilu dan pemilihan.

Selanjutnya, peserta memperoleh materi "Studi Kasus Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab PPPK" yang disampaikan oleh Anggota Bawaslu Provinsi Maluku Utara, Dr. Adrian Yoro Naleng, S.IP., M.Si. Melalui pembahasan berbagai studi kasus, peserta diajak memahami penerapan tugas dan tanggung jawab PPPK dalam situasi nyata, sehingga mampu mengambil langkah yang tepat sesuai ketentuan dan nilai-nilai organisasi.

Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Halmahera Selatan, Kamil Muis, S.Ag., M.Si., menyampaikan bahwa orientasi ini merupakan tahapan penting dalam membentuk aparatur yang profesional dan memiliki pemahaman yang utuh terhadap tugas serta fungsi kelembagaan Bawaslu.

"Orientasi ini bukan sekadar memenuhi tahapan administrasi bagi PPPK, tetapi merupakan penguatan dalam pembentukan karakter, integritas, dan profesionalisme sebagai aparatur Bawaslu. Kami berharap seluruh peserta dapat menyerap setiap materi dengan baik, mengimplementasikan nilai-nilai organisasi dalam pelaksanaan tugas, serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat kinerja Sekretariat Bawaslu Kabupaten Halmahera Selatan", ujar Kamil.

Ia juga menambahkan bahwa peningkatan kapasitas sumber daya manusia merupakan investasi kelembagaan yang harus terus dilakukan agar Bawaslu memiliki aparatur yang adaptif, kolaboratif dan berintegritas serta siap menghadapi tantangan dan dinamika perubahan yang semakin cepat.

“Melalui rangkaian materi yang diterima selama orientasi, diharapkan sembilan PPPK Sekretariat Bawaslu Halsel tidak saja berhenti pada level teori, namun pasca orientasi peserta memiliki kemampuan tafsir operasional tugas yang terarah, efektif dan nyata”, tambah Kamil.

 

Penulis: Imran/Editor/Foto: Fitriyah