Menu Tutup

Penetapan DPT Halmahera Selatan Pada Pilkada 2020

Labuha – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Halmahera Selatan menghadiri rapat penyandingan Data Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP) untuk ditetapkan menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Halmahera Selatan menggelar rapat pada Rabu (14/10/2020) kemarin dalam rangka menindaklanjuti rekomendasi Bawaslu terkait pemilih yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS) yang masih terdaftar dalam (Daftar Pemilih Sementara (DPS), untuk disingkronkan agar dapat menghasilkan DPT yang akurat.

Ketua divisi Data KPU Halmahera Selatan Rusna Ahmad menjelaskan, “rapat ini dimaksudkan agar KPU bersama Bawaslu sama-sama melakukan pencermatan data langsung di Sidalih untuk memastikan pemilih yang masih memenuhi syarat tetapi faktanya sudah tidak memenuhi syarat itu di TMS-kan di Sidalih.”

“terima kasih kepada Bawaslu yang sudah bersama dengan KPU untuk kita sama-sama memastikan data pemilih, sehingga menghasilkan DPT yang akurat untuk Pilkada tahun 2020”, kata Rusna.

Bawaslu secara kelembagaan memberikan apresiasi kepada KPU yang telah menginisiasi pertemuan ini, dengan maksud untuk membersihkan data pemilih sehingga menghasilkan DPT yang akurat.

Dari hasil pencermatan tersebut data yang dihasilkan untuk ditetapkan menjadi data pemilih sementara hasil perbaikan menjadi daftar pemilih tetap pada Pilkada 2020 yang digelar di aula Canga Matau pada kamis (15/10/2020) sore.

Hadir dalam rapat pleno terbuka penetapan daftar pemilih sementara hasil perbaikan menjadi daftar pemilih tetap, Ketua Bawaslu Kahar Yasim, dan Anggota Bawaslu Rais Kahar, Ketua dan Anggota KPU Halsel Darmin Hi. Hasim, Rusna Ahmad, M. Agus Umar, Halid A. Radjak, dan Yaret Coling, dari pemerintah kepala Dinas Dukcapil Saban Ali, Ketua dan Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) 30 kecamatan serta tim pemenangan pasangan calon nomor 1 (Helmi – Laode) Mojer, tim pemenangan pasangan calon nomor 2 (Usman – Bassam) Iksan Kalesaran sekretaris partai PKS, dan Jamrud Zaid sekretaris partai PSI.

Dari Data Pemilih Sementara 155.024 ditetapkan menjadi Data Pemilih Tetap sebanyak 154.377. Dengan rincian jumlah pemilih laki-laki sebanyak 78.933 dan pemilih perempuan sebanyak 75.444 Pemilih.

“Terdapat pengurangan pemilih sebanyak 647 hal ini dikarenakan pemilih yang telah meninggal dunia, pemilih ganda, pemilih pindah domisili, dan pemilih dibawah umur beradasarkan rekomendasi Bawaslu,” ungkap ketua KPU Darmin Haji Hasim saat mengesahkan daftar pemilih tetap (DPT).

Ketua Bawaslu Kahar Yasim mengatakan, “Bawaslu memberikan apresiasi kepada KPU dan jajaranya yg telah menindaklanjuti rekomendasi Bawaslu, dan berharap kepada semua pihak agar mengawal DPT. Apabila masih ada warga yang belum masuk lagi dalam DPT dan belum memiliki KTP agar segera melapor ke Dukcapil untuk melakukan perekaman, sehingga di tanggal 9 Desember nanti dapat menyalurkan hak pilihnya.”

Kahar menambahkan, “kami juga berharap kepada tim pemenangan agar tetap kawal dpt ini dengan baik sehingga pemilihan di tanggal 9 desember berjalan aman.”

Sementara itu kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Halmahera Selatan Saban Ali mengatakan Dukcapil terus mobile melakukan perekaman sehingga pemilih yg belum terdaftar dalam DPT dapat menyalurkan hak pilihnya.

Usai rapat pleno ditandai dengan penyerahan berita acara hasil penetapan DPT dari Ketua KPU Halmahera Selatan kepada Bawaslu Halmahera Selatan yang diterima oleh ketua Bawaslu dan didampingi oleh Anggota, kepada perwakilan pemerintah daerah yang diterima oleh Kadis Dukcapil Saban Ali, serta kepada kedua tim pemenang pasangan calon nomor urut 1 (Helmi-Laode) yang diterima oleh Mojer, dan tim pasangan calon nomor 2 (Usman-Bassam) yang diterima oleh Iksan Kalesaran sekretaris partai PKS. (Humas)

Komentar Anda dari Facebook
Bagikan

Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *